Pemdes Kramatmulya Kuningan Salurkan Dana Sosial dari PADes Pasar Tradisional
- account_circle sangaji news
- calendar_month 17 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN – Pemerintah Desa (Pemdes) Kramatmulya, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan menyalurkan dana ratusan juta rupiah untuk berbagai kegiatan sosial yang menyasar masyarakat desa. Dana tersebut berasal dari Pendapatan Asli Desa (PADes) yang diperoleh dari pengelolaan Pasar Tradisional Desa Kramatmulya.
Program bantuan sosial tersebut diberikan kepada sekitar 1.400 kepala keluarga (KK) yang tersebar di wilayah Desa Kramatmulya. Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam mengembalikan manfaat pendapatan desa secara langsung kepada masyarakat.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah desa untuk meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Bantuan untuk Anak Yatim, Guru Ngaji dan Sarana Ibadah
Selain diberikan kepada kepala keluarga, bantuan sosial dari PADes tersebut juga menyasar sejumlah kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Di antaranya, bantuan diberikan kepada 59 anak yatim serta 40 guru ngaji yang selama ini berperan penting dalam pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat.
Tak hanya itu, Pemdes Kramatmulya juga menyalurkan dukungan untuk sarana peribadatan, seperti mushalla, pesantren, dan masjid. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan fasilitas keagamaan sekaligus mendukung kegiatan ibadah masyarakat.
Program sosial ini mendapat sambutan positif dari warga karena manfaatnya dirasakan secara langsung oleh berbagai lapisan masyarakat di desa.
Dukungan untuk Unsur Masyarakat dan Lembaga Desa
Penyaluran bantuan tidak hanya terbatas pada masyarakat umum, tetapi juga menyentuh berbagai unsur yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial desa.
Sejumlah bantuan diberikan kepada petugas kebersihan, tenaga kesehatan, serta pengurus RT dan RW yang selama ini berkontribusi dalam menjaga pelayanan dan ketertiban lingkungan.
Selain itu, dukungan juga diberikan kepada berbagai lembaga kemasyarakatan desa yang aktif dalam kegiatan sosial dan pembangunan masyarakat.
Dengan adanya bantuan tersebut, pemerintah desa berharap dapat meningkatkan semangat kebersamaan serta memperkuat peran berbagai elemen masyarakat dalam membangun desa.
Pendapatan Pasar Desa Capai Rp2,4 Miliar
Kepala Desa Kramatmulya, H. Otong Sutiana, S.AB., menjelaskan bahwa sektor pasar tradisional desa menjadi salah satu sumber pendapatan yang cukup besar bagi desa.
Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, pendapatan desa dari pengelolaan pasar tradisional tersebut tercatat mencapai sekitar Rp2,4 miliar.
Pendapatan tersebut kemudian dimanfaatkan untuk berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Menurut Otong, pemanfaatan dana PADes selalu dibahas melalui musyawarah desa agar penggunaan anggaran benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan mekanisme tersebut, masyarakat dapat ikut berperan dalam menentukan prioritas program pembangunan maupun kegiatan sosial di desa.
Dana PADes Difokuskan untuk Program yang Menyentuh Masyarakat
Otong menegaskan bahwa pemerintah desa berkomitmen untuk memastikan pendapatan desa dapat memberikan manfaat nyata bagi warga.
Karena itu, sebagian dana PADes dialokasikan untuk program-program sosial yang secara langsung membantu masyarakat.
“Melalui musyawarah desa, sebagian pendapatan desa itu dialokasikan untuk berbagai program sosial yang menyentuh langsung masyarakat,” ujar Otong.
Ia berharap program bantuan sosial tersebut dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi contoh pengelolaan pendapatan desa yang transparan dan berpihak kepada masyarakat.
Ke depan, Pemdes Kramatmulya juga berkomitmen untuk terus mengoptimalkan potensi ekonomi desa agar pendapatan desa dapat terus meningkat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
- Penulis: sangaji news
Saat ini belum ada komentar