Beranda » NASIONAL » “Dari Singaparna, Pesan Moral dan Kepemimpinan Menggema: Bupati Kuningan Hadir dalam Silaturahmi Gerindra Jabar Bersama Kang Dedi Mulyadi”
Silaturahmi Politik, Pesan Moral, dan Gema Solawat di Bumi Priangan Timur
TASIKMALAYA, SANGAJINEWS.COM – Lapangan Primajasa Exhibition Center, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (05/04/2025), menjadi saksi pertemuan besar yang tak sekadar seremoni—tapi menyatukan arah, niat, dan tekad politik serta kebangsaan. Ribuan massa memadati lapangan dalam agenda Silaturahmi & Halal Bihalal Keluarga Besar Partai Gerindra Jawa Barat, sebuah peristiwa yang kental nuansa spiritual dan strategis.
Dalam balutan nuansa putih dan suara solawat Tolaal Badru Alaina yang menggema, nama-nama besar hadir memberi makna. Terutama kehadiran Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Provinsi Jawa Barat, yang juga Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, membawa arus perhatian tersendiri. Bahkan, gema suara massa mengalirkan energi spiritual saat beliau melangkah memasuki lapangan.
Tak kalah penting, tampak pula wajah-wajah pemimpin dari timur Jawa Barat yang kini tengah menata harapan warganya. Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si dan Wakil Bupati, Tuti Andriani, S.H., M.Kn, turut hadir sebagai representasi kuat dari Kabupaten Kuningan yang kini meneguhkan sinergi antara moral, politik, dan pelayanan publik.
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si yang mengungkapkan pentingnya sinergi lintas daerah dan kekuatan moral dalam membangun Jawa Barat ke depan.
“Silaturahmi seperti ini adalah bentuk nyata bahwa membangun daerah tidak bisa sendiri. Kuningan adalah bagian dari Jawa Barat. Maka kami hadir untuk mendengar, memahami, dan menyatu dalam gerakan besar yang berakar pada nilai dan kebersamaan,” ungkap Dr. Dian.
Senada dengan itu, Wakil Bupati, Tuti Andriani, S.H., M.Kn menyampaikan bahwa peran perempuan dalam politik dan sosial kemasyarakatan perlu terus diperkuat, terutama dalam mengawal nilai keislaman dan budaya lokal yang ramah serta penuh adab.
“Kami melihat antusiasme Muslimat NU dan warga hari ini sebagai bentuk energi sosial yang luar biasa. Ini bukan hanya politik, tapi penguatan nilai-nilai ibu dalam kehidupan berbangsa. Jawa Barat yang lembut, tapi kuat, itu yang kami bangun dari Kuningan,” tutur Tuti Andriani
Dalam pidatonya yang membumi dan menggedor kesadaran, Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan sederhana namun berwibawa:
“Jangan buang sampah ke solokan. Banjir itu bukan kutukan langit, tapi akibat tangan-tangan kita yang malas.”
Lebih jauh, ia menyampaikan kebijakan mendatang yang bakal mengubah kebiasaan sekolah di Jawa Barat:
“Anak-anak tidak boleh membawa kendaraan ke sekolah. Kalau membandel, ya akan kami keluarkan dari sekolah.”
Tak sekadar melarang, ia mengajak pelajar untuk menabung, berhemat, dan menghidupkan kembali nilai-nilai budi pekerti serta tatakrama—hal yang menurutnya sering luput di tengah gempuran angka rapor dan nilai akademik.
Dalam pernyataan eksklusifnya, KDM menegaskan:
“Kita ini pemimpin hanya sementara. Kalau hari ini kita jauh dari rakyat, maka kita akan kehilangan arah. Maka jangan tunggu jadi bupati atau gubernur dulu untuk mendengar rakyat—hari ini pun bisa, asal mau turun.”
SangajiNews.com melihat hari ini bukan sekadar ajang halal bihalal. Ini menjadi ladang tumbuhnya pesan moral, nilai keislaman, dan arah baru bagi kepemimpinan di Jawa Barat. Dari Singaparna, gema perubahan dilantunkan. Dan dari Kuningan, komitmen itu dibawa pulang dalam bentuk kerja nyata.
“Kalau berangkat sekarang jalannya masih relatif lancar. Kalau menunggu mendekati Lebaran biasanya sangat padat,” ujar salah seorang pemudik yang melintas di jalur Pantura Cirebon.
“Kisah pengabdian Mak Casti yang merawat orang tuanya selama puluhan tahun menyentuh hati banyak orang hingga mendapat bantuan dari Gubernur Jawa Barat.”
“Dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 ini Polres Kuningan menerjunkan sebanyak 417 personel yang dibantu personel gabungan dari TNI, Dishub, Satpol PP, serta unsur lainnya.”
Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan melakukan pemasangan 48 titik lampu penerangan jalan di Jalan Kiai Eyang Maulani, mulai dari Simpang Karangmangu hingga Simpang Garatengah guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Sangajinews.com,- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1 Syawal 1446 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. Keputusan ini diambil dalam sidang isbat yang digelar pada Sabtu, 29 Maret 2025, di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama, Jakarta. Dasar Penetapan Sidang isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar ini […]
SANGAJINEWS.COM – Ketika kepentingan rakyat kecil kerap disingkirkan atas nama pembangunan, masih ada sosok yang memilih berdiri di garis depan membela mereka yang terpinggirkan. Dia adalah Erna Suherna, S.H., S.E., pengacara dan ekonom asal Desa Kapandayan, RT 004 RW 002, Kecamatan/Kabupaten Kuningan, yang kini mencuri perhatian nasional dalam perjuangannya membela hak tanah warga di kawasan […]
“Konsep ekonomi hijau bukan sekadar tren, tapi kebutuhan. Ini adalah pendekatan pembangunan yang mengutamakan keberlanjutan dan peningkatan kesejahteraan rakyat tanpa mengorbankan alam. Kuningan siap menjadi bagian dari solusi itu,” tegas Wabup Tuti dengan penuh komitmen. Narasi Eksklusif SangajiNews.comSangajiNews.com – Dalam suasana penuh semangat kolaboratif dan visi masa depan berkelanjutan, Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, […]
“Saya ingin para Kafilah ini tidak hanya bagus membaca atau menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadikan isinya sebagai cahaya dalam perilaku sehari-hari,” tuturnya dengan penuh harap. SangajiNews.com – Suasana pagi di Teras Pendopo Kabupaten Kuningan terasa penuh khidmat dan semangat, Sabtu (14/06/2025), saat Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., secara resmi melepas 32 orang […]
“Kita bergerak bersama demi keamanan lingkungan. Ini bentuk kepedulian warga terhadap kondisi sekitar, sekaligus menjaga warisan nilai-nilai gotong royong,” ujar Wawan Ruswara saat ditemui di lokasi kerja bakti. CINIRU, SANGAJINEWS.COM — Langkah kaki terdengar mantap di sela gemericik air sungai. Warga Desa Cijemit, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, kembali menunjukkan semangat gotong royong yang tak lekang […]
Kejadian tragis ini membuka kembali diskusi nasional tentang keselamatan tambang rakyat, pengawasan izin galian, dan mitigasi bencana berbasis komunitas. SangajiNews.com, Cirebon — Suara deru alat berat dan jerit hati keluarga menyatu di kaki Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat siang (30 Mei 2025), saat tanah menggulung hidup dan harapan dalam […]
“Gerakan Operasi Pasar Murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.”
Rakor dan FGD PPDI Kabupaten Kuningan menjadi forum penting bagi perangkat desa untuk membahas program pembangunan desa serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
Kodim 0615 Kuningan melakukan pengecekan kendaraan dinas prajurit guna memastikan kesiapan operasional, meningkatkan disiplin anggota, serta menjaga kelayakan kendaraan yang digunakan dalam tugas di wilayah binaan
Menjelang mudik Lebaran 2026, Dishub Kuningan melakukan ramp check terhadap bus angkutan umum guna memastikan kendaraan layak jalan serta menjamin keselamatan masyarakat.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengapresiasi Forum Film Kuningan dan sineas muda yang mengangkat kisah lokal daerah melalui film sebagai upaya merawat ingatan kolektif masyarakat dan memperkuat identitas budaya Kuningan.
Gebyar Santunan Ramadhan yang digelar Yayasan Baiturohman di Desa Bandorasa Kulon menjadi wujud kepedulian sosial kepada anak-anak yatim di bulan suci Ramadhan.
KORPRI Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Ramadan Berkah dengan memberikan santunan kepada anak yatim serta berbagi takjil kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian sosial.
“Kalau berangkat sekarang jalannya masih relatif lancar. Kalau menunggu mendekati Lebaran biasanya sangat padat,” ujar salah seorang pemudik yang melintas di jalur Pantura Cirebon.
Saat ini belum ada komentar