H+2 Lebaran, Ribuan pemudik yang melakukan arus balik ke Jakarta terus memadati jalur Pantai Utara (Pantura) Kota Cirebon, meski diguyur hujan deras.
- calendar_month Senin, 23 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON – Memasuki H+2 Lebaran, arus balik mulai menunjukkan peningkatan signifikan di wilayah Kota Cirebon, Jawa Barat. Kondisi ini terjadi bersamaan dengan turunnya hujan yang mengguyur sejumlah titik sejak pagi hingga siang hari.
Pantauan di sejumlah jalur utama, khususnya jalur Pantura yang melintasi Cirebon, menunjukkan peningkatan volume kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jabodetabek. Kendaraan didominasi oleh mobil pribadi, bus antarkota, serta sepeda motor pemudik yang kembali ke kota asalnya.
Meski hujan turun dengan intensitas sedang, arus lalu lintas terpantau tetap ramai namun masih dalam kondisi relatif lancar. Petugas kepolisian dan dinas perhubungan terus bersiaga di beberapa titik rawan kepadatan untuk mengatur kelancaran arus kendaraan.
“Kendaraan dari arah Jawa Tengah mengalami peningkatan dibandingkan hari sebelumnya. Namun, hingga saat ini arus lalu lintas masih bisa dikendalikan,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Hujan yang mengguyur wilayah Cirebon turut mempengaruhi jarak pandang pengendara dan kondisi jalan yang menjadi licin. Oleh karena itu, pemudik diimbau untuk tetap berhati-hati, menjaga kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan tetap prima.
Selain itu, pemudik juga disarankan memanfaatkan rest area yang tersedia untuk beristirahat apabila merasa lelah, guna menghindari risiko kecelakaan di perjalanan.
Diperkirakan, puncak arus balik akan terjadi hari selasa dan rabu 24 dan 25 maret 2026, seiring berakhirnya masa libur Lebaran dan dimulainya kembali aktivitas kerja serta sekolah.
Petugas juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi lalu lintas serta cuaca sebelum melakukan perjalanan, agar dapat mengantisipasi berbagai kemungkinan di jalan.
- Penulis: sangaji news






Saat ini belum ada komentar