Ratusan Warga Padati Masjid Hidayatul Islam Purwasari, Sholat Idulfitri 1447 H Berlangsung Khidmat”
- calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kuningan — Suasana penuh khidmat dan kebersamaan menyelimuti pelaksanaan Sholat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Hidayatul Islam, Desa Purwasari, Kabupaten Kuningan, yang digelar pada Sabtu pagi. Ratusan warga dari berbagai kalangan tampak memadati area masjid sejak dini hari untuk menunaikan ibadah sholat ied berjamaah.
Sejak pukul 05.30 WIB, jamaah mulai berdatangan dengan mengenakan pakaian terbaik mereka. Kaum pria, wanita, hingga anak-anak berbondong-bondong menuju masjid dengan penuh suka cita, menandai kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadan.
Tak hanya di dalam masjid, halaman hingga area sekitar Masjid Hidayatul Islam pun dipenuhi oleh jamaah. Panitia telah menyiapkan tempat tambahan guna menampung membludaknya jumlah warga yang ingin mengikuti sholat ied secara berjamaah.

Ketua panitia pelaksana menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat yang begitu tinggi. Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh pihak, mulai dari panitia, tokoh masyarakat, hingga aparat setempat yang turut membantu kelancaran acara.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Sholat Idulfitri tahun ini berjalan dengan lancar, aman, dan penuh kekhidmatan. Ini menjadi bukti kuatnya kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat Desa Purwasari,” ujarnya.
Pelaksanaan sholat ied dimulai sekitar pukul 06.30 WIB, dipimpin oleh imam yang dengan khusyuk membimbing jamaah dalam menjalankan ibadah. Suasana hening dan penuh kekhusyukan terasa saat takbir, tahmid, dan tasbih menggema di seluruh area masjid.
Dalam khutbahnya, khatib menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga nilai-nilai ketakwaan yang telah ditempa selama bulan Ramadan. Ia mengingatkan bahwa Idulfitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga momentum untuk kembali kepada fitrah, memperbaiki diri, serta mempererat hubungan antar sesama.
“Kemenangan sejati adalah ketika kita mampu mempertahankan kebaikan setelah Ramadan. Mari kita jadikan Idulfitri sebagai awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih bermanfaat bagi sesama,” tutur khatib dalam khutbahnya.
Selain itu, khatib juga mengajak jamaah untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kepedulian sosial, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan. Semangat berbagi dan gotong royong diharapkan terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.
Usai pelaksanaan sholat dan khutbah, suasana haru langsung terasa ketika jamaah saling bersalaman dan bermaaf-maafan. Tradisi ini menjadi momen yang paling dinantikan, di mana warga saling meleburkan kesalahan dan mempererat tali silaturahmi.
Tawa bahagia, pelukan hangat, serta ucapan “mohon maaf lahir dan batin” terdengar di berbagai sudut masjid. Anak-anak tampak ceria, sementara para orang tua larut dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.
Pelaksanaan kegiatan juga didukung oleh pengamanan dari aparat setempat serta keterlibatan pemuda desa yang turut membantu mengatur parkir dan menjaga ketertiban. Hal ini membuat rangkaian ibadah berjalan dengan aman dan nyaman.
Dengan berakhirnya pelaksanaan Sholat Idulfitri, masyarakat Desa Purwasari berharap momentum hari kemenangan ini membawa keberkahan, kedamaian, serta mempererat persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Idulfitri bukan hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kebaikan, kebersamaan, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
- Penulis: sangaji news






Saat ini belum ada komentar