• Sen. Des 15th, 2025

SANGAJI NEWS

memberikan informasi, faktual dan terpercaya

Doa Menggema di Jantung Kota, Ribuan Warga Kuningan Satukan Tekad Jaga Kedamaian

Bysangaji news

Agu 31, 2025

Suasana semakin khusyuk ketika doa-doa dipanjatkan, menyatu dalam satu niat: menolak perpecahan dan meneguhkan persaudaraan. Harapan yang sama terucap dari bibir masyarakat, agar Kuningan senantiasa diberkahi, kondusif, aman, dan sejahtera.

KUNINGAN, SangajiNews.com – Lantunan doa membelah kesunyian malam dan menggema di sepanjang Jalan Siliwangi depan Pendopo Kabupaten Kuningan, Minggu (31/8/2025). Ribuan warga dari berbagai penjuru larut dalam Istighosah dan Doa Bersama yang digelar Pemerintah Kabupaten Kuningan sebagai ikhtiar spiritual demi keselamatan, ketertiban, dan kedamaian di tengah dinamika bangsa.

Di tengah situasi nasional yang diwarnai aksi demonstrasi di sejumlah daerah, Kuningan justru menghadirkan wajah teduh kebersamaan. Kehadiran masyarakat yang menyatu dengan jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, serta para tokoh agama, menegaskan kuatnya semangat persaudaraan.

Tampak hadir Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Pj. Sekda Kuningan Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, SIK., M.Si., Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Kiki Aji Wiryawan, S.Sos., para tokoh agama, serta lapisan masyarakat.

Dalam sambutannya, Pj. Sekda Kuningan Dr. Wahyu Hidayah menegaskan pentingnya menjaga harmoni dengan menghidupkan spirit KOTA KUDA.

“Melalui istighosah ini, mari kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar Kuningan senantiasa aman, tertib, dan damai. Saya mengajak seluruh warga untuk menguatkan spirit KOTA KUDA (Kondusif, Tertib, Aman, dan Kuningan Damai),” ungkapnya penuh harap.

Ia menekankan, keamanan bukan semata tugas aparat atau pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. Dengan doa dan persatuan, diyakini Kuningan akan selalu berada dalam lindungan-Nya.

Suasana semakin khusyuk ketika doa-doa dipanjatkan, menyatu dalam satu niat: menolak perpecahan dan meneguhkan persaudaraan. Harapan yang sama terucap dari bibir masyarakat, agar Kuningan senantiasa diberkahi, kondusif, aman, dan sejahtera.

Momentum spiritual ini pun menutup dengan seruan bersama yang menggema:
Kuningan Damai, Kuningan Untuk Kita, Kuningan Aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *