• Rab. Jan 21st, 2026

SANGAJI NEWS

memberikan informasi, faktual dan terpercaya

TMMD ke-125 Kodim 0615/Kuningan Gerak Cepat Perbaiki Rutilahu di Sindangjawa, Warga Merasa Terharu

Bysangaji news

Agu 12, 2025

Hari itu, Sindangjawa bukan sekadar desa yang sedang diperbaiki rumah-rumahnya. Ia menjadi saksi bahwa ketika tangan-tangan kuat menyatu dengan hati yang tulus, rumah reyot bisa berubah menjadi benteng harapan, dan warga kembali punya alasan untuk tersenyum menatap masa depan.

SangajiNews.com – Matahari baru saja merangkak naik di langit Desa Sindangjawa, Kecamatan Kadugede, Senin (11/8/2025). Udara pagi yang sejuk bercampur aroma tanah basah menyambut derap langkah para prajurit TNI Kodim 0615/Kuningan. Di tangan mereka, bukan senjata yang dibawa, melainkan palu, semen, dan papan kayu — senjata untuk melawan kemiskinan.

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 hari itu kembali memusatkan tenaga untuk memperbaiki Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Satu demi satu rumah warga yang sebelumnya reyot dan rapuh kini perlahan bertransformasi menjadi tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman.

Di Dusun Pahing RT 01 RW 01, rumah milik Bapak Kosim telah mencapai progres 92%. Pintu baru dengan kunci yang kokoh mulai terpasang, seakan menjadi simbol pintu harapan yang terbuka lebar bagi keluarganya. “Saya tidak pernah membayangkan rumah saya bisa seperti ini. Terima kasih kepada TNI dan semua yang membantu,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, di Dusun Manis RT 06 RW 02, rumah Bapak Mistari sudah 75% rampung. Reng-reng kayu baru tampak rapi di atapnya, melindungi keluarga dari panas terik dan hujan deras. Tak jauh berbeda, di Dusun Pahing RT 01 RW 01, Bapak Juhani tersenyum lebar melihat rumahnya yang sudah 95% selesai. Plester tembok yang halus kini menggantikan dinding kusam yang dulu penuh retakan.

Di Dusun Pahing RT 03 RW 02, Bapak Arman melihat dinding ruang tamunya dilapisi plester baru, dengan progres 66%. Sedangkan Bapak Pikih di Dusun Pahing RT 01 RW 01 kini memiliki kamar mandi yang lebih layak, dicat baru, dengan progres 83%.

Semua pengerjaan ini tak lepas dari kerja sama luar biasa antara Babinsa, para pekerja, keluarga pemilik rumah, dan warga setempat. Mereka saling bahu-membahu, ada yang mengaduk semen, ada yang mengangkat bata, ada yang mengecat dinding. Terik matahari tidak menghalangi tawa dan semangat.

“Kami bukan hanya membangun rumah, tapi membangun rasa saling percaya antara TNI dan masyarakat. Di sini, kami keluarga,” ujar salah satu Babinsa yang terlibat langsung dalam kegiatan.

Hari itu, Sindangjawa bukan sekadar desa yang sedang diperbaiki rumah-rumahnya. Ia menjadi saksi bahwa ketika tangan-tangan kuat menyatu dengan hati yang tulus, rumah reyot bisa berubah menjadi benteng harapan, dan warga kembali punya alasan untuk tersenyum menatap masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *