Modus serupa bukan pertama kali terjadi di Kabupaten Kuningan. Namun kali ini, menjadi perhatian serius karena menargetkan kepala daerah sebagai korban. Hal ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk tidak sembarangan membuka file APK dari nomor yang tidak dikenal, bahkan jika tampak berasal dari orang dekat.

SangajiNews.com — Nomor WhatsApp Bupati Kuningan Kembali Diretas, Warga Diminta Waspada APK Undangan Pernikahan Palsu

Hati² jangan sembarangan klik Undangan Apk
Kuningan – Aksi peretasan kembali menimpa nomor WhatsApp pribadi milik Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. Kali ini, ulah oknum tak bertanggung jawab tersebut menggunakan modus baru yang kian licik: mengirimkan file APK berkedok undangan pernikahan.
File mencurigakan tersebut jika diklik oleh penerima, secara otomatis akan membuka celah bagi pelaku untuk mencuri data penting dari ponsel, termasuk mengakses nomor WhatsApp. Dengan cara ini, pelaku kemudian menyamar sebagai pemilik nomor dan mencoba menipu orang-orang terdekat korban, salah satunya dengan modus pinjam uang.
“Saya tegaskan, jika ada yang menghubungi dan mengatasnamakan saya untuk meminta transfer uang atau sejenisnya, harap jangan dipercaya. Itu bukan saya,” ujar Bupati Dian Rachmat Yanuar dalam keterangan resminya, Selasa (30/07).
Modus serupa bukan pertama kali terjadi di Kabupaten Kuningan. Namun kali ini, menjadi perhatian serius karena menargetkan kepala daerah sebagai korban. Hal ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk tidak sembarangan membuka file APK dari nomor yang tidak dikenal, bahkan jika tampak berasal dari orang dekat.
Pihak Pemkab Kuningan juga telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menelusuri pelaku di balik peretasan ini. Selain itu, tim IT dan keamanan siber setempat sedang mendalami jejak digital pelaku untuk mencegah kejadian serupa.
Tips untuk Masyarakat:
Jangan klik file berformat .APK yang dikirim melalui WhatsApp, apalagi dari sumber yang tidak jelas.
Aktifkan verifikasi dua langkah di WhatsApp Anda.
Jika mendapat pesan mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat atau keluarga, konfirmasi melalui jalur komunikasi lain.
SangajiNews.com mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada, cermat, dan tidak panik dalam menghadapi maraknya kejahatan digital seperti ini. Tetap bersatu melawan upaya penipuan yang merugikan banyak pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat luas.