“Mediamu media baru, gak usah belagu,” ujar oknum kepala desa kepada salah satu awak media.
SANGAJINEWS.COM – Suasana pedesaan yang biasanya tenang di Desa Kaduagung, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan, mendadak bergelora oleh suara rakyat. Minggu, 13 April 2025, sebuah unggahan investigatif dari salah satu awak media memantik diskusi publik tentang proyek Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Embung Desa yang kini menuai kontroversi.
Proyek yang menghabiskan anggaran Rp 475.257.000 itu kini dipertanyakan manfaatnya. Warga menduga adanya ketidaksesuaian antara hasil yang dijanjikan dan realita di lapangan. Bahkan, mereka mengaku diminta menyumbangkan batu secara swadaya, khususnya oleh pemilik sawah di sekitar embung, untuk mendukung pembangunan tersebut.
“Sudah keluar tenaga, keluar biaya, tapi air belum juga mengalir. Sawah kami kekeringan,” keluh seorang petani yang enggan disebutkan namanya.
Embung yang seyogianya menjadi tumpuan pengairan pertanian, justru belum menunjukkan fungsi optimal. Dampaknya nyata: beberapa lahan pertanian terpaksa tidak ditanami, dan sebagian petani mengalami gagal panen akibat kekeringan.
Kekecewaan warga bertambah ketika salah satu awak media mencoba meminta klarifikasi kepada oknum aparatur desa terkait proyek ini. Alih-alih mendapat penjelasan, media tersebut malah mendapatkan respon merendahkan dan tidak profesional melalui pesan WhatsApp:
“Mediamu media baru, gak usah belagu,” ujar oknum kepala desa kepada salah satu awak media.
Lebih jauh, oknum tersebut bahkan menuding adanya motivasi tersembunyi di balik peliputan:
“Pasti kamu suruhan dari salah satu orang. Kalau butuh kerjaan atau apa, bilang aja,” tambahnya dalam pesan singkat.
Sikap seperti ini sontak menuai kritik keras. Banyak pihak menilai bahwa tindakan tersebut mencederai nilai-nilai demokrasi dan kebebasan pers.
Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Bupati Kuningan, saat dimintai tanggapan oleh awak media lain, menyatakan:
“Pemerintah Kabupaten Kuningan menjunjung tinggi prinsip partisipasi dan akuntabilitas. Jika ada keluhan dari masyarakat, tentu akan kami tindak lanjuti secara objektif.”
Sementara itu, Hajah Tuti Andriani, S.H., M.Kn., Wakil Bupati Kuningan, turut menambahkan:
“Jangan sampai pembangunan yang seharusnya mensejahterakan, justru menambah beban rakyat. Suara petani harus menjadi prioritas.”
Kini masyarakat mendesak agar Inspektorat Kabupaten Kuningan turun tangan menyelidiki proyek embung tersebut secara menyeluruh dan terbuka. Transparansi dan keadilan adalah harapan utama warga Desa Kaduagung.
SangajiNews.com berkomitmen mengawal kasus ini sebagai bagian dari dedikasi kami pada jurnalisme yang berpihak pada rakyat. Karena bagi kami, kebenaran adalah suara baginda rakyat.
KUNINGAN — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kuningan terus memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan memetakan potensi baru dari sektor terminal dan pengelolaan parkir. Upaya ini dilakukan melalui pendataan ulang aset perhubungan serta optimalisasi fasilitas yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Kepala Dishub Kabupaten Kuningan, Mochamad Nurdijanto, SH, M.Si, mengatakan pihaknya tengah melakukan […]
“Purna bakti bukanlah akhir dari pengabdian. Justru di sinilah awal dari kontribusi bijak yang berakar pada pengalaman panjang dan kecintaan terhadap tanah kelahiran,” ujar Dr. H. Dian Rachmat Yanuar SangajiNews.com – Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti Wisma Permata, Komplek Stadion Mashud Wisnusaputra, Kabupaten Kuningan, pada Senin (09/06/2025). Momen penting terjadi saat Bupati Kuningan, Dr. […]
“Ya Allah, ampunilah beliau, rahmatilah beliau, sejahterakan dan maafkanlah beliau. Lapangkanlah kuburnya, terangilah tempat peristirahatan terakhirnya, jadikanlah taman dari taman-taman surga, SangajiNews.com – Pada momen yang sarat makna dan keharuan, tepat di hari kelahiran Almarhum H. Acep Purnama, S.H., M.H., mantan Bupati Kuningan yang telah wafat, tim redaksi SangajiNews.com bersama Abah Rambo melakukan ziarah dan […]
“Kita bergerak bersama demi keamanan lingkungan. Ini bentuk kepedulian warga terhadap kondisi sekitar, sekaligus menjaga warisan nilai-nilai gotong royong,” ujar Wawan Ruswara saat ditemui di lokasi kerja bakti. CINIRU, SANGAJINEWS.COM — Langkah kaki terdengar mantap di sela gemericik air sungai. Warga Desa Cijemit, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, kembali menunjukkan semangat gotong royong yang tak lekang […]
“Leuweung ulah dirusak, cai bakal beak, manusa bakal balangsak. Leuweung kudu di kaian, gawir kudu diawian, walungan kudu di laukan.” by Redaksi | 4 Mei 2025 | Kategori: Pembangunan Desa, Pemerintahan SangajiNews.com – Di puncak lembah yang berselimut awan, secercah harapan nyata tertanam di Desa Gunungmanik, Kecamatan Ciniru. Minggu pagi (4/5/2025), desa tersebut resmi menjadi […]
“Kadang, kekuatan tubuh bukan berasal dari suplemen mahal, tapi dari seduhan sederhana yang diwariskan ibu kita.” SangajiNews.com,– Kembali ke akar, kembali ke rempah. Itulah pesan kuat di balik popularitas ramuan tradisional yang kini merambah dapur-dapur modern: rebusan kayu manis dan jahe. Kombinasi dua bahan alami ini tak hanya menyuguhkan rasa hangat yang menenangkan, tapi juga […]
SangajiNews.com, – Program 100 hari kerja Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dan Wakil Bupati Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn., terus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Salah satu bukti nyata dari program ini adalah perbaikan jalan di dalam Pasar Kepuh yang telah lama dinantikan oleh pedagang dan pengunjung.(09/03/25) Selama bertahun-tahun, kondisi jalan di […]
KARANGKANCANA – SangajiNews.com | Suara masyarakat Desa Kaduagung, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan, kembali menggema. Kali ini, mereka menyuarakan satu tuntutan penting yang tak bisa lagi diabaikan: transparansi administrasi desa. Aspirasi ini datang bukan dari mereka yang berkepentingan politik, melainkan dari warga biasa yang menginginkan satu hal: keterbukaan informasi demi keadilan dan kemajuan desa. “Kami tidak […]
“Himapa FEB harus terus menjadi organisasi yang dapat dibanggakan, bukan hanya oleh kampus, tapi juga oleh masyarakat Kabupaten Kuningan. Jangan lelah memberi contoh peduli terhadap alam, karena dari sanalah peradaban dijaga,” lanjutnya dengan penuh semangat. SANGAJINEWS.COM – KUNINGAN. Dukungan terhadap gerakan mahasiswa pecinta alam tak sebatas janji. Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn. […]
“Ini adalah ikrar moral dan spiritual. Semoga amanah ini membawa kebaikan untuk kita semua dan masyarakat luas,” tutur Wabup Tuti SangajiNews.com – Sebuah momentum sakral kembali mengukir sejarah dalam dunia pendidikan keagamaan di Kabupaten Kuningan. Pada Rabu (18/06/2025), sebanyak 32 Kepala Sekolah dan Madrasah PUI resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di […]
Terpopuler
Maaf, saat ini belum tersedia post untuk ditampilkan.
Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si mengapresiasi kegiatan Om-Jok 2026 sebagai upaya membangun sinergi antara mahasiswa dan pelajar dalam menyiapkan generasi muda Kuningan yang berdaya saing.
Pemkab Kuningan menjalin kerja sama dengan PT Rumah Tani Nusantara untuk mengoptimalkan lahan aset daerah seluas 17,3 hektare guna mendukung ketahanan pangan dan peningkatan PAD.
Rumah milik Etin, warga Desa Cikadu Kecamatan Nusaherang, resmi masuk program Rutilahu setelah mendapat perhatian langsung dari Bupati Kuningan untuk segera diperbaiki.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar melakukan sidak ke SD di Kecamatan Nusaherang untuk menindaklanjuti isu LKS dan mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar kualitas gizi dan harga tetap sesuai standar.
BPKAD Kabupaten Kuningan menjalin kerja sama pemanfaatan lahan aset daerah di tujuh kelurahan dan desa untuk meningkatkan PAD sekaligus mendukung program ketahanan pangan.
Saat ini belum ada komentar